| dc.description.abstract | Latar belakang: Stres dapat menurunkan aktivitas lokomotor dan pengobatan
farmakologis sering menimbulkan efek samping, sehingga dibutuhkan alternatif
herbal yang lebih aman. Peperomia pellucida memiliki potensi sebagai antistres,
namun pengaruhnya terhadap aktivitas lokomotor ikan zebra yang diinduksi
skopolamin belum diteliti menggunakan analisis ToxTrac.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek ekstrak Peperomia pellucida
terhadap aktivitas lokomotor ikan zebra setelah induksi skopolamin.
Metode: Ikan dibagi menjadi enam kelompok: kontrol normal, negatif, positif
(fluoxetine 0,1 mg/L), dan tiga kelompok perlakuan ekstrak dosis 20, 40, dan 80
ppm. Ekstrak diberikan dengan perendaman 1 jam per hari selama 7 hari, dan pada
hari ke-7 semua kelompok (kecuali normal) diinduksi skopolamin 100 μM.
Aktivitas ikan direkam 10 menit dan dianalisis menggunakan ToxTrac lalu data
kecepatan dan total jarak dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dengan nilai
signifikansi 0,05.
Hasil : Hasil menunjukkan bahwa ekstrak Peperomia pellucida memengaruhi
aktivitas lokomotor ikan zebra secara signifikan pada kelompok dosis 40 ppm dan
kelompok negatif. Dosis 40 ppm menghasilkan kecepatan rata-rata 181,83 mm/s
dan jarak tempuh 54.970,71 mm, mendekati kelompok normal dan kontrol positif.
Kelompok negatif mengalami penurunan aktivitas drastis dengan kecepatan 46,80
mm/s dan jarak tempuh 421,73 mm. Data trajectory menunjukan pergerakan lebih
merata dan konsisten pada kelompok dosis 40 ppm
Kesimpulan : Ekstrak Peperomia pellucida berpotensi sebagai agen antistres alami
yang meningkatkan aktivitas lokomotor ikan zebra pasca stres induksi skopolamin. | en_US |