| dc.description.abstract | Latar belakang: Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian global dan
menjadi ancaman serius di negara berkembang seperti Indonesia. Remaja termasuk
kelompok yang rentan karena memiliki risiko gaya hidup tidak sehat. Penelitian
mengenai pengetahuan dan sikap menjadi dasar penting dalam merancang
intervensi pencegahan yang tepat sejak usia muda.
Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik demografi dan faktor risiko dengan
pengetahuan dan sikap siswa SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta mengenai
pencegahan penyakit jantung.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional cross-sectional dengan
metode survei. Subjek penelitian adalah siswa kelas 10 dan 11 yang dipilih sesuai
kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis secara deskriptif
dan analitik menggunakan uji chi-square.
Hasil: Sebanyak 75,4% siswa memiliki pengetahuan yang baik dan 57,7%
menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan penyakit jantung. Terdapat
hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan jenis kelamin,
perilaku merokok, serta sumber informasi kesehatan. Selain itu, pengetahuan dan
sikap remaja juga menunjukkan korelasi yang signifikan.
Kesimpulan: Mayoritas siswa memiliki tingkat pemahaman dan sikap yang baik
terhadap pencegahan penyakit jantung. Ditemukannya hubungan yang signifikan
menunjukkan perlunya pelaksanaan edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan
karakteristik demografi dan gaya hidup remaja untuk mendukung upaya
pencegahan penyakit jantung sejak dini. | en_US |