Show simple item record

dc.contributor.authorFirdin, Azzahra
dc.date.accessioned2025-09-27T02:54:00Z
dc.date.available2025-09-27T02:54:00Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57839
dc.description.abstractDalam era kerja modern yang dinamis, keberadaan karyawan yang loyal dan terlibat secara emosional menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan. Banyak organisasi menghadapi kenyataan bahwa karyawan, khususnya generasi Y, cenderung berpindah kerja apabila merasa tidak menemukan makna atau kenyamanan dalam pekerjaan yang dijalani. Fenomena ini menuntut perusahaan untuk lebih peka terhadap kualitas pengalaman kerja yang dirasakan oleh karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterpikatan kerja dan intensi turnover pada karyawan generasi Y. Keterpikatan kerja merupakan kondisi psikologis positif ketika individu merasa penuh semangat, terlibat, dan menyatu dengan pekerjaannya. Karyawan yang memiliki tingkat keterlibatan kerja tinggi cenderung lebih bertahan di perusahaan karena merasa pekerjaannya bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan nilai pribadinya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara keterpikatan kerja dan intensi turnover. Semakin tinggi keterlibatan kerja yang dirasakan, semakin rendah kecenderungan seseorang untuk meninggalkan pekerjaannya. Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan perlu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memastikan bahwa karyawan menyukai pekerjaan mereka. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mempertahankan karyawan terbaik, tetapi juga meningkatkan produktivitas melalui keterikatan emosional yang sehat antara karyawan dan pekerjaannya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeterpikatan Kerjaen_US
dc.subjectIntensi Turnoveren_US
dc.titleKeterpikatan Kerja dan Intensi Turnover pada Karyawan Generasi Yen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320140


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record