Validation of a UHPLC Method for Microdissolution Testing of Ketoconazole With Alginate-acacia Gum Composite Matrix in Capsule Dosage Form
Abstract
Ketokonazol merupakan senyawa antijamur golongan imidazol yang termasuk
dalam kelas 2 Biopharmaceutics Classification System (BCS) dengan tingkat
absorbsi yang bagus tapi memiliki kelarutan rendah, sehingga memerlukan
pendekatan formulasi khusus untuk meningkatkan bioavailabilitasnya. Salah satu
pendekatan yang digunakan adalah enkapsulasi dalam matriks komposit polimer
alami berupa alginat dan gum akasia, yang mampu membentuk gel dan melepaskan
obat secara terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode Ultra
High Performance Liquid Chromatography (UHPLC) guna menganalisis kadar
ketokonazol dalam uji mikrodisolusi sediaan kapsul berbasis matriks tersebut.
Validasi metode mencakup parameter selektivitas, linearitas, LOD, LOQ, akurasi,
dan presisi, dengan menggunakan kolom C18, fase gerak asetonitril:WFI
mengandung 0,15% TEA pH 3,5 (50:50), laju alir 1 mL/menit, dan deteksi pada
265 nm. Hasil validasi menunjukkan metode memenuhi seluruh parameter yang
dipersyaratkan, dengan linearitas r = 0,9996, LOD dan LOQ (6.51 and 19.74
μg/mL), akurasi (99,6–101,3%), presisi intrahari serta antarhari < 2%, kecuali 100
ppm antarhari 2,08% yang sedikit melebihi batas kriteria. Uji mikrodisolusi
menunjukkan pelepasan ketokonazol yang bertahap dan optimal hingga >100%
dalam 240 menit, dan analisis data menggunakan DDSolver menunjukkan bahwa
adjusted R-squared (R2_adj) model higuchi sebesar 0,96 dan korsmeyer sebesar
0,93 tidak berbeda secara signifikan. Hasil ini menegaskan bahwa metode UHPLC
yang dikembangkan valid untuk digunakan dalam studi mikrodisolusi ketokonazol,
dan bahwa formulasi komposit alginat-gum akasia efektif dalam mengendalikan
pelepasan obat secara difusional.
Collections
- Pharmacy [1896]
