Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Beyond Use Date (BUD) dan Sikap Penyimpanan Obat di Dusun Mrisi Kelurahan Tirtonirmolo
Abstract
Latar belakang: Beyond Use Date (BUD) merupakan salah satu indikator penting yang digunakan untuk menjamin mutu dan efektivitas penggunaan obat, terutama setelah kemasan primernya dibuka. Pemahaman yang memadai tentang BUD dan sikap penyimpanan obat yang benar sangat penting untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat penggunaan obat yang tidak layak.
Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat tentang Beyond Use Date (BUD) dengan sikap penyimpanan obat di Dusun Mrisi, Kelurahan Tirtonirmolo.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik dan metode observasi cross-sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik snowball sampling, dengan jumlah responden sebanyak 147 orang dari masyarakat Dusun Mrisi, Kelurahan Tirtonirmolo. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis secara univariat serta uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap penyimpanan obat.
Hasil: Sebanyak 54% responden berpengetahuan baik dan sebanyak 87% responden memiliki sikap positif. Hubungan antara keduanya memiliki nilai (0,004<0.05).
Kesimpulan: Tingkat pengetahuan Beyond Use Date (BUD) masyarakat Dusun Mrisi, Kelurahan Tirtonirmolo dengan kategori baik (54%), cukup (35%) dan kurang (11%), sikap dengan kategori positif (87%), negatif (13%) dan terdapat hubungan antara keduanya.
Collections
- Pharmacy [1896]
