| dc.description.abstract | Latar belakang : Kanker payudara termasuk dalam penyakit katastropik. Di
Indonesia, angka kejadian kanker payudara masih sangat tinggi, dan merupakan
salah satu jenis kanker yang umumnya dialami oleh wanita. Tingginya angka
kejadian kanker payudara disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai
tindakan pencegahan yang dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan
payudara sendiri (SADARI), diet dan menjalani pola hidup sehat.
Tujuan : Menganalisis hubungan antara demografi, pengetahuan dan sikap
mahasiswi kesehatan Universitas Islam Indonesia terhadap pencegahan kanker
payudara.
Metode : Penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang (cross
sectional). Pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling kepada
310 orang responden melalui pembagian kuesioner. Analisis data menggunakan
analisis univariat ditunjukkan dengan hasil presentase tiap variabel, selanjutnya
dilakukan analisis statistika menggunakan software SPSS secara bivariat
menggunakan uji chi-square.
Hasil : Secara keseluruhan responden berpengetahuan baik sebanyak 254 orang
(82%), pengetahuan cukup 51 orang (16%), dan pengetahuan kurang 5 orang
(2%). Tingkat sikap responden sebagian besar positif sebanyak 293 orang
(94,52%) dan sisanya yakni 17 orang (5,48%) memiliki sikap negatif. Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan antara program studi (p=0,024), IPK
(p=0,011) dengan pengetahuan, dan terdapat hubungan IPK (p=0,021) dengan
sikap. Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap (p=0,002) terhadap
pencegahan kanker payudara pada mahasiswi kesehatan di Universitas Islam
Indonesia.
Kesimpulan : Responden memiliki pengetahuan baik dan sikap yang positif.
Terdapat hubungan antara program studi, IPK dengan pengetahuan mahasiswi,
IPK dengan sikap mahasiswi, dan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan
sikap mahasiswi kesehatan Universitas Islam Indonesia. | en_US |