| dc.description.abstract | Latar Belakang: Meniran (Phyllanthus niruri L.) yang memiliki rasa pahit serta
aktivitas imunomodulator, berpotensi diformulasikan dalam sediaan hard candy
lozenges. Isomalt dan corn syrup sebagai basis hard candy lozenges dapat
menentukan karakteristik sediaan serta stabilitas penyimpanan selama 4 minggu.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan stabilitas hard
candy lozenges herba meniran selama penyimpanan 4 minggu dengan variasi
kombinasi isomalt dan corn syrup.
Metode: Ekstrak meniran diperoleh melalui maserasi dengan etanol 96% dan
diidentifikasi menggunakan kromatografi lapis tipis. Sediaan hard candy lozenges
dibuat tiga formula dengan variasi kombinasi isomalt dan corn syrup yaitu FI
(94,5%:0,5%), FII (94%:1%), dan FIII (93,5%:1,5%). Evaluasi meliputi uji
organoleptik, ketebalan, kadar air, keragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, oral
retention time, serta stabilitas penyimpanan 4 minggu. Analisis data dilakukan
secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel.
Hasil: Ekstrak herba meniran diperoleh dengan rendemen 11,2%. Hasil
kromatografi lapis tipis positif flavonoid pada Rf 0,56 (kuning kehijauan) dan 0,66
(biru). Evaluasi menunjukkan semua formula memenuhi parameter mutu, meliputi
ketebalan, kadar air, keragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan oral retention
time selama penyimpanan 4 minggu.
Kesimpulan: Kombinasi isomalt dan corn syrup berperan dalam menentukan
karakteristik fisik serta stabilitas sediaan hard candy lozenges ekstrak herba
meniran selama penyimpanan 4 minggu. FII merupakan formula terbaik yang
menunjukkan kualitas karakteristik fisik dan stabilitas yang baik selama
penyimpanan tersebut. | en_US |