| dc.description.abstract | Masalah meningkatnya angka pengangguran semakin mengkhawatirkan, ditambah
dengan temuan bahwa terdapat mahasiswa menunjukkan tingkat perilaku karier
proaktif yang rendah. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah
future work self-salience (FWSS) dapat secara signifikan memprediksi proactive
career behavior (PCB). Studi ini melibatkan 298 mahasiswa tingkat akhir dari
berbagai universitas di Indonesia dengan pengumpulan data menggunakan teknik
purposive sampling. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji
kemampuan prediktif FWSS terhadap PCB dengan mempertimbangkan
pengalaman magang mandiri, jenis kelamin, dan bidang studi sebagai prediktor
lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FWSS secara signifikan mampu
memprediksi PCB (B= 0.31471, p < 0.001), dengan cut-off point FWSS yang jelas
(FWSS > 3.96136) untuk memprediksi skor PCB yang tinggi. Pengalaman
magang mandiri juga memberikan peranan yang signifikan terhadap PCB (B=
0.11884, p= 0.021), sementara jenis kelamin (B= -0.0485, p= 0.352) dan bidang
studi (B= 0.00475, p= 0.927) tidak menunjukkan kontribusi yang signifikan
terhadap PCB. Temuan ini menekankan peran penting dari FWSS dan
pengalaman magang mandiri dalam meningkatkan perilaku karier proaktif di
kalangan mahasiswa tingkat akhir. | en_US |