Analisis Produktivitas Alat Berat pada Pekerjaan Galian Tanah (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Jalan Prambanan-Gayamharjo)
Abstract
Pembangunan Jalan Prambanan-Gayamharjo merupakan salah satu
pelaksanaan program Institusi Jalan Daerah (IJD) yang bertujuan meningkatkan
konektivitas antarwilayah. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan galian tanah menjadi
salah satu tahap penting yang memerlukan pemanfaatan alat berat secara optimal,
khususnya excavator dan dump truck. Untuk mendukung efisiensi pelaksanaan,
dilakukan analisis produktivitas alat berat berdasarkan perbandingan antara kondisi
ideal menurut literatur dan kondisi aktual di lapangan, guna menentukan kombinasi
alat yang tepat dari segi waktu dan biaya.
Penelitian ini menggunakan data primer berupa waktu siklus dan efisiensi
kerja alat berat, serta data sekunder seperti spesifikasi alat, biaya sewa, dan volume
pekerjaan. Pengamatan lapangan dilakukan selama 14 hari kerja untuk memperoleh
data waktu operasional alat secara langsung. Hasil perhitungan menunjukkan
produktivitas excavator sebesar 142,294 m3/jam dan dump truck sebesar 5,533
m3/jam. Berdasarkan nilai tersebut, dilakukan analisis kombinasi alat berat untuk
menentukan alternatif yang paling efisien.
Kondisi aktual di lapangan membutuhkan waktu 669 hari dan biaya sebesar
Rp15.470.790.000,00. Alternatif 1 mempercepat durasi menjadi 465 hari namun
dengan peningkatan biaya sebesar 6,49%. Alternatif 2 merupakan opsi paling
efisien, dengan durasi 637 hari dan biaya sedikit lebih rendah dibanding kondisi
existing. Sementara itu, Alternatif 3 menunjukkan waktu tercepat, yakni 120 hari,
namun disertai peningkatan biaya sebesar 8,04% karena penggunaan jumlah alat
yang sangat besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
perencanaan penggunaan alat berat pada proyek konstruksi serupa.
Collections
- Civil Engineering [4758]
