• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Produktivitas Alat Berat pada Pekerjaan Galian Tanah (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Jalan Prambanan-Gayamharjo)

    Thumbnail
    View/Open
    21511241.pdf (9.315Mb)
    Date
    2025
    Author
    Hanifa, Lintang Liddini
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan Jalan Prambanan-Gayamharjo merupakan salah satu pelaksanaan program Institusi Jalan Daerah (IJD) yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan galian tanah menjadi salah satu tahap penting yang memerlukan pemanfaatan alat berat secara optimal, khususnya excavator dan dump truck. Untuk mendukung efisiensi pelaksanaan, dilakukan analisis produktivitas alat berat berdasarkan perbandingan antara kondisi ideal menurut literatur dan kondisi aktual di lapangan, guna menentukan kombinasi alat yang tepat dari segi waktu dan biaya. Penelitian ini menggunakan data primer berupa waktu siklus dan efisiensi kerja alat berat, serta data sekunder seperti spesifikasi alat, biaya sewa, dan volume pekerjaan. Pengamatan lapangan dilakukan selama 14 hari kerja untuk memperoleh data waktu operasional alat secara langsung. Hasil perhitungan menunjukkan produktivitas excavator sebesar 142,294 m3/jam dan dump truck sebesar 5,533 m3/jam. Berdasarkan nilai tersebut, dilakukan analisis kombinasi alat berat untuk menentukan alternatif yang paling efisien. Kondisi aktual di lapangan membutuhkan waktu 669 hari dan biaya sebesar Rp15.470.790.000,00. Alternatif 1 mempercepat durasi menjadi 465 hari namun dengan peningkatan biaya sebesar 6,49%. Alternatif 2 merupakan opsi paling efisien, dengan durasi 637 hari dan biaya sedikit lebih rendah dibanding kondisi existing. Sementara itu, Alternatif 3 menunjukkan waktu tercepat, yakni 120 hari, namun disertai peningkatan biaya sebesar 8,04% karena penggunaan jumlah alat yang sangat besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan penggunaan alat berat pada proyek konstruksi serupa.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57765
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV