| dc.description.abstract | Penelitian tentang reaksi perbandingan penggunaan heksanadiol sebagai standar
dengan dietilen glikol, dipropilen glikol, dan propilen glikol sebagai poliol dalam
polimerisasi pembuatan resin poliester. Tujuan penelitian ini untuk menentukan
poliol mana yang paling optimum untuk penggantian sebagai bahan baku dan
pengaruhnya terhadap spesifikasi produk nilai Molecular weight, Transition glass,
Infra Red dari produk resin poliester. Selain itu juga untuk menentukan pengaruh
perubahan modifikasi poliol terhadap heksanadiol sebagai standar dengan dietilen
glikol, dipropilen glikol, dan propilen glikol. Hasil resin poliester yang diperoleh
dengan pengecekan spesifikasi yang diantaranya yaitu pengecekan Non Volatil,
Acid Value, viskositas, color, dan appearance. Kemudian dilakukan karakterisasi
dengan menggunakan FTIR (Fourier Transform Infra – Red), GPC (Gel
Permeation Chromatography), dan DSC (Differensial Scanning Calorimetry).
Selain itu dilakukan uji aplikasi dengan metode baking enamel. Berdasarkan hasil
sintesis resin poliester dan karakterisasi IR, Mw dan Tg modifikasi poliol yang
paling mendekati standar adalah dietilen glikol. Berdasarkan hasil pengujian
aplikasi pdengan penggantain poliol tersebut justru dapat meberikan nilai hardness
dan solvent resistance yang lebih tinggi. | en_US |