• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Hukum Progresif dalam memutus Harta Bersama Pasca Perceraian (Analisis Putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Nomor 336/Pdt.G/2018/ PTA.SMG Dan 55/Pdt.G/2021/PTA.Smg)

    Thumbnail
    View/Open
    21913024.pdf (4.436Mb)
    Date
    2025
    Author
    Kunari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Putusan pembagian harta bersama pasca perceraian di Indonesia sering ditemukan mantan suami mendapatkan 50% dan mantan istri mendapatkan 50%. Namun, berbeda dengan putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Nomor 336/Pdt.G/2018/PTA.Smg dan Nomor 55/Pdt.G/2021/PTA.Smg yang mengimplementasikan hukum progresif. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif merupakan suatu pendekatan penelitian hukum kepustakaan dengan cara menelaah doktrin, asas-asas hukum, norma-norma, aturan umum melalui riset pustaka (library research). Adapun analisis bahan hukum dalam penelitian ini menggunakan teknik penalaran hukum (legal reasoning). Hasil penelitian ini adalah putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Nomor 336/Pdt.G/2018/PTA.Smg dan Nomor 55/Pdt.G/2021/PTA.Smg. Majelis Hakim tingkat banding mengambil sikap asa ius contra legem (mengesampingkan peraturan perundang-undangan) terhadap pemahaman Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Menurut hukum progresif, majelis hakim tidak dibelenggu oleh keadaan status quo, atau peraturan. Putusan hakim tidak sesuai dengan ketentuan normatif yang tercantum dalam pasal 35 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Hakim mengimplementasikan hukum progresif menggunakan dasar yuridis yaitu asas ius contra legem. Teori maslahat Najmuddin at-Thufi memiliki semangat progresif hukum yang mirip dengan ajaran hukum progresif Satjipto Rahardjo.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57759
    Collections
    • Master of Islamic Studies [179]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV