Peran PBB dalam Menjamin Protokol Palermo dan Penanggulangan Perdagangan Manusia di Indonesia Tahun 2020-2023
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dalam menjamin
implementasi Protokol Palermo dan penanggulangan perdagangan manusia di
Indonesia tahun 2020–2023. Permasalahan utama meliputi peningkatan kasus
perdagangan manusia akibat faktor struktural seperti kemiskinan, pengangguran,
rendahnya pendidikan, serta dampak pandemi COVID-19. Kerangka pemikiran
menggunakan teori International Organization and Implementation Joachim,
Reinalda, dan Verbeek dengan pendekatan manajemen dan normatif. Penelitian ini
membuktikan bahwa PBB melalui IOM dan UNODC berperan menjamin Protokol
palermo dan penanggulangan manusia melalui program 3P (Pencegahan,
Perlindungan, Penuntutan) dengan kolaborasi multidisipliner. Temuan penelitian
menunjukkan upaya pemantauan PBB melalui IOM serta kerjasama berbagai
pemangku kepentingan, untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan bantuan
baik secara teknis dan keuangan kepada para korban, kemudian penyelesaian
masalah dengan bekerjasama dengan para aparat penegak hukum yang akhirnya
mengeluarkan kebijakan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi. Sementara itu,
pendekatan normatif ditunjukkan melalui legitimasi PBB sebagai organisasi
internasional yang mendorong kepatuhan Indonesia terhadap standar global.
Tantangan utama meliputi disparitas sumber daya, koordinasi antarlembaga, dan
modus operasi daring yang kompleks. Penelitian menyimpulkan bahwa sinergi
kedua pendekatan berkontribusi signifikan dalam menekan angka perdagangan
manusia.
Collections
- International Relations [914]
