Show simple item record

dc.contributor.authorAdiibah, Shofia Asma Nur
dc.date.accessioned2025-09-23T04:55:09Z
dc.date.available2025-09-23T04:55:09Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57755
dc.description.abstractLatar Belakang: Di era digital saat ini, media sosial khususnya TikTok, telah menjadi platform utama penyebaran informasi. Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh wanita dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Banyak penderita mencari informasi seputar dismenore melalui TikTok, namun respons netizen terhadap konten belum pernah diteliti. Penelitian ini menggunakan metode netnografi untuk menganalisis komentar pada konten guna memahami opini netizen secara spontan dan beragam. Tujuan: Mengetahui kualitas informasi yang edukatif dan akurat pada konten dismenore oleh tenaga kesehatan maupun non-tenaga kesehatan, mengidentifikasi respons dan komentar netizen terhadap variasi konten, serta mengetahui hasil keterkaitan antara konten dengan respons dan komentar netizen. Metode: Penelitian survei dengan pendekatan netnografi pada komentar netizen di konten media sosial TikTok terkait dismenore. Pengumpulan data melalui penelusuran konten secara daring dengan menganalisis data komentar dengan bantuan NVivo 15. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil: Konten TikTok mengenai dismenore memiliki edukasi yang cenderung lebih edukatif dan akurat melalui tenaga kesehatan dibandingkan dari non-tenaga kesehatan. Dari 1.037 komentar yang dianalisis, dominan komentar netizen berisi tentang gejala atau keluhan yang dialami yaitu sebanyak 827 komentar, Keluhan pengobatan tercatat sebanyak 174 komentar, Saran atas gejala atau keluhan sebanyak 25 komentar, dan saran mengenai pengobatan hanya sebanyak 11 komentar. Hasil analisis word cloud dari NVivo menghasilkan kata yang sering muncul pada komentar yaitu sakit, haid dan nyeri. Kesimpulan: Konten dismenore yang disampaikan oleh tenaga kesehatan di TikTok cenderung lebih edukatif. Respons netizen beragam dengan dominasi komentar seputar keluhan gejala, menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang diskusi. Analisis mindmap menunjukkan keterkaitan antara jenis konten dengan bentuk respons dan komentar yang muncul.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNetnografien_US
dc.subjectTikToken_US
dc.subjectDismenoreen_US
dc.subjectKomentar Netizenen_US
dc.titleStudi Netnografi pada Konten Kesehatan mengenai Dismenore di Media Sosial Tiktoken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21613210


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record