Interaksi: Pelatihan Komunikasi Dasar dan Pemecahan Masalah untuk meningkatkan Efikasi Diri Konselor Sebaya di Pesantren “X”
Abstract
Penelitian ini menguji efektivitas pelatihan keterampilan komunikasi dasar dan pemecahan
masalah dalam meningkatkan efikasi diri konselor sebaya di Pesantren “X.” Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain satu kelompok pretest-posttest,
melibatkan 15 konselor sebaya sebagai partisipan. Pelatihan difokuskan pada pengembangan
keterampilan mendengarkan aktif, parafrase, empati, dan pemecahan masalah dalam konteks
konseling sebaya. Efikasi diri konselor sebaya diukur menggunakan skala efikasi diri konselor,
yang mencakup aspek keterampilan komunikasi dan pemecahan masalah dalam praktik
konseling. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan peningkatan
signifikan dalam efikasi diri konselor sebaya setelah pelatihan (W = 0.00, p < .001) dan tetap
bertahan pada tahap tindak lanjut tanpa penurunan signifikan. Observasi selama pelatihan
menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan keterampilan komunikasi serta
kepercayaan diri dalam menangani konseli. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan
keterampilan komunikasi dasar dan pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan efikasi diri
konselor sebaya serta berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan konseling di pesantren.
Oleh karena itu, program pelatihan berkelanjutan dan supervisi diperlukan untuk memastikan
dampak intervensi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Collections
- Psychology [243]
