Hubungan Antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Stres Akademik pada Mahasantri Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan
dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasantri di Yogyakarta. Mahasantri
merupakan mahasiswa yang tinggal di pesantren dan menjalani aktivitas ganda,
baik akademik di perguruan tinggi maupun kegiatan religius di pesantren. Tuntutan
ganda ini berpotensi menimbulkan stres akademik. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah
206 mahasantri aktif yang tinggal di pesantren dan menempuh studi di perguruan
tinggi di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan meliputi skala stres akademik
(PASS), skala religiusitas (CRS-15), dan skala dukungan sosial (MSPSS) yang
telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil analisis regresi menunjukkan
bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara religiusitas dan stres akademik
(p = < 001). Sementara itu, hasil korelasi antara religiusitas dan stres akademik
menunjukan bahwasanya terdapat hubungan negatif yang signifikan (p= <001) dan
hasil korelasi antara dukungan sosial dengan stres akademik juga menunjukan
bahwasanya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara keduanya (p= 0,
010). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas dan
dukungan sosial yang dimiliki mahasantri, maka semakin rendah tingkat stres
akademik yang dialami.
Collections
- Psychology [243]
