Analisis Nilai-nilai Islamic Parenting Education dalam Perkawinan Adat Nobat di Lombok Utara (Studi Kasus di Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara)
Abstract
Perkawinan adat Nobat merupakan salah satu tradisi khas masyarakat Sasak
di Lombok Utara. Prosesi ini tidak hanya seremonial, tetapi juga mengandung
pesan-pesan moral, spiritual, dan sosial yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam konteks ini, peneliti ingin menggali bagaimana nilai-nilai pendidikan
keluarga Islami tercermin dalam praktik budaya tersebut. Tujuan Penelitian ini
untuk menganalisis nilai-nilai Islamic Parenting Education dalam pelaksanaan
tradisi perkawinan adat Nobat di Desa Anyar, Kecamatan Bayan, Kabupaten
Lombok Utara. Perkawinan adat Nobat merupakan warisan budaya masyarakat
Sasak yang hingga saat ini masih dilestarikan, dan dalam pelaksanaannya terdapat
sejumlah praktik serta simbol yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan,
khususnya dalam konteks pendidikan orang tua Islami. Nilai-nilai ini mencakup
tanggung jawab orang tua terhadap anak, pendidikan moral dan spiritual, serta
keteladanan yang diberikan oleh orang tua sejak dini dalam rumah tangga Islami.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini meliputi tokoh adat, pasangan
pengantin yang menjalani adat Nobat, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dalam prosesi perkawinan adat Nobat, terdapat berbagai
simbol dan tahapan yang mengandung pesan-pesan edukatif yang sejalan dengan
prinsip-prinsip Islamic Parenting. Misalnya, prosesi pembacaan nasihat
perkawinan oleh tokoh agama mengandung nilai penguatan peran ayah sebagai
pemimpin dan pendidik dalam keluarga. Selain itu, tradisi pemberian nasihat oleh
orang tua dan tokoh adat mengajarkan pentingnya komunikasi, tanggung jawab,
dan pembagian peran antara suami istri dalam mendidik anak-anak secara Islami.
Nilai-nilai yang ditemukan meliputi tauhid, akhlak mulia, amanah, kejujuran, cinta
kasih, dan penguatan peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan
utama bagi anak baik di Pendidikan formal, informal, dan nonformal.
