Prarancangan Pabrik Formaldehid dari Metanol dengan Proses Mixed Oxide Kapasitas 15.000 Ton/tahun
Abstract
Formaldehida merupakan senyawa kimia penting yang digunakan secara
luas dalam industri resin, perekat, tekstil, pertanian, hingga farmasi. Prarancangan
pabrik formaldehid ini menggunakan bahan baku metanol dan udara dengan
kapasitas produksi sebesar 15.000 ton/tahun dan direncanakan berdiri di Bontang,
Kalimantan Timur dengan luas lahan sekitar 47.855 m2. Proses produksi
menggunakan katalis, yaitu iron molybdenum oxide, dalam reaktor fixed bed
multitube pada suhu operasi 275 °C dan tekanan 1 atm. Bahan baku yang
dibutuhkan setiap tahunnya adalah 5.901,21 ton metanol dan 4.539,32 ton udara,
menghasilkan produk berupa formaldehid dengan kemurnian 37%. Utilitas yang
dibutuhkan meliputi air proses sebesar 3355,55 kg/jam dari Laut, uap jenuh 6.000
kg/jam, dan energi listrik 86,05 kWh yang disuplai oleh PLN dan didukung oleh
generator cadangan. Pabrik akan beroperasi selama 330 hari per tahun selama 24
jam per hari, dengan total tenaga kerja sebanyak 86 orang. Analisis ekonomi
menunjukkan bahwa total Fixed Capital Investment (FCI) yang dibutuhkan adalah
Rp122.251.660.564, sedangkan Working Capital (WC) sebesar
Rp158.680.906.784. Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp 26.668.626.811, dan
laba sesudah pajak mencapai Rp17.334.607.427. Nilai ROI sebelum dan sesudah
pajak masing-masing sebesar 21,81% dan 14,17%, dengan Pay Out Time (POT)
selama 3,35 tahun dan 4,5 tahun. Break Even Point (BEP) berada pada 50,41%,
Shut Down Point (SDP) pada 27,68%, dan Discounted Cash Flow Rate of Return
(DCFR) sebesar 10,71%. Berdasarkan hasil evaluasi, pabrik ini layak untuk
didirikan secara teknis dan ekonomis.
Collections
- Chemical Engineering [1392]
