• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antiplasmodium Ekstrak Etil Asetat Faloak (Sterculia Quadrifida R.br.) pada Plasmodium Falciparum Secara in Vitro

    Thumbnail
    View/Open
    19613177.pdf (1.978Mb)
    Date
    2023
    Author
    Nariswari, Nastiti Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang : Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia karena penurunan efikasi dan resistensi terhadap obat antimalaria. Ekstrak etanol kulit batang faloak (Sterculia quadrifida R.Br) diketahui memiliki aktivitas antiplasmodium yang sedang sehingga diperlukan eksplorasi untuk melihat potensi dan aktivitas senyawa pada ekstrak etil asetat faloak melalui proses ekstrak terpurifikasi terhadap Plasmodium falciparum strain FCR3 beserta jalur mekanismenya. Tujuan : Mengetahui senyawa aktif dan aktivitas antiplasmodium ekstrak etil asetat kulit batang faloak serta mekanismenya melalui penghambatan polimerisasi hem. Metode : Kulit batang faloak diekstraksi secara bertingkat dengan metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) menggunakan pelarut n-heksan kemudian pelarut etil asetat. Ekstrak kemudian dikentalkan dengan vacuum rotary evaporator dan waterbath. Identifikasi senyawa ekstrak etil asetat faloak menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Pengujian aktivitas antiplasmodium dilakukan secara in vitro pada P. falciparum strain FCR3 dilanjutkan uji polimerisasi hem. Hasil pengujian berupa persentase penghambatan parasitemia untuk mendapatkan nilai IC50. Hasil : Hasil ekstraksi faloak dengan pelarut etil asetat didapatkan nilai rendemen sebesar 0,24% yang terbukti mengandung senyawa flavonoid, terpenoid, dan triterpenoid. Hasil pengujian aktivitas P. falciparum strain FCR3 menunjukkan ekstrak etil asetat faloak tergolong sangat aktif dengan nilai IC50 sebesar 4,10 μg/mL dan hasil uji penghambatan polimerisasi hem tergolong potensi aktif dengan nilai IC50 sebesar 5,28 μg/mL. Kesimpulan : Aktivitas dan mekanisme antiplasmodium menggunakan ekstrak etil asetat faloak dikategorikan sebagai suatu senyawa yang aktif dalam proses penghambatan pertumbuhan P. falciparum strain FCR3.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57647
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV