Show simple item record

dc.contributor.authorSuganda, Iffa Tsabita Rahmadanti
dc.date.accessioned2025-09-03T02:36:25Z
dc.date.available2025-09-03T02:36:25Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57638
dc.description.abstractLatar Belakang : Kejadian resistensi obat antimalaria menjadi pendorong penemuan obat malaria yang baru dan efektif. Rumput gong dianggap sebagai salah satu sumber bahan alam yang berpotensi menjadi kandidat obat malaria karena kandungan senyawa pada fraksi diklorometana yang diduga mampu menghambat pertumbuhan Plasmodium. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa pada fraksi diklorometana rumput gong, mengetahui aktivitas dan mekanisme polimerisasi heme rumput gong terhadap pertumbuhan Plasmodium. Metode : Proses ekstraksi rumput gong dilakukan dengan metode ultrasonic assisted extraction (UAE) menggunakan pelarut n-heksan dan etil asetat kemudian ekstrak larut etil asetat dikentalkan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak kental etil asetat difraksinasi menggunakan vacuum liquid chromatography (VLC) menggunakan pelarut diklorometana. Fraksi diklorometana diidentifikasi dengan menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) dan high resolution mass chromatography (HRMS). Hasil pengujian aktivitas antiplasmodium terhadap P. falciparum dan eksplorasi mekanisme aksi menggunakan uji penghambatan polimerisasi heme dilakukan hingga diperoleh nilai IC50. Hasil : Hasil identifikasi fraksi diklorometana rumput gong menggunakan KLT dan HRMS terbukti mengandung alkaloid, flavonoid, steroid dan terpenoid. Hasil pengujian aktivitas rumput gong terhadap Plasmodium didapatkan nilai hasil IC50 sebesar 26,98 μg/mL yang termasuk ke dalam senyawa aktif dalam menghambat parasit. Hasil yang serupa juga didapatkan dari penghambatan polimerisasi heme rumput gong dengan nilai IC50 sebesar 27,99 μg/mL. Kesimpulan : Fraksi diklorometana rumput gong terbukti mampu menghambat P. falciparum FCR3 dengan mekanisme aksi penghambatan polimerisasi heme. Sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi kandidat obat antimalaria.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRumput Gongen_US
dc.subjectFraksi Diklorometanaen_US
dc.subjectP. falciparumen_US
dc.subjectPolimerisasi Hemeen_US
dc.titleAktivitas Antiplasmodium Fraksi Diklorometana Rumput Gong (Eriocaulon Cinereum R.br.) Pada Plasmodium Falciparum Secara in Vitroen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19613204


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record