Show simple item record

dc.contributor.authorFirdaus, Zahrotul
dc.date.accessioned2025-09-03T01:48:52Z
dc.date.available2025-09-03T01:48:52Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57634
dc.description.abstractHubungan Iran dan Tiongkok melebar hingga ke banyak domain seperti di dalam domain geopolitik, ekonomi, militer, dan diplomasi sejak Revolusi Iran tahun 1979. Kesepakatan yang baru – baru ini, yaitu 25-year Cooperation Agreement antara Iran dengan Tiongkok, menindaklanjuti kerja sama yang telah lama dibangun. Ketika, kedua pemerintahan ini sangat tertarik pada kesepakatan ini, banyak masyarakat Iran yang melakukan protes untuk menggagalkan kesepakatan ini setelah beberapa dokumen dari kesepakatan ini tersingkap di media massa. Oleh karena itu berdasarkan fakta – fakta ini, tulisan ini akan menganalisis berbagai macam faktor dari sisi Pemerintahan Iran atas persetujuannya terhadap kesepakatan ini. Untuk ini, tulisan ini menganalisis tiga faktor yang kuat untuk menjawab keikutsertaan Iran dalam 25-year Cooperation Agreement yaitu: politik domestik Iran; objektifitas keadaan ekonomi dan militer Iran; serta konteks internasional yang pada saat itu terjadi yang membentuk sebuah pola untuk Pemerintahan Iran untuk setuju dalam kesepakatan ini.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIranen_US
dc.subjectTiongkoken_US
dc.subjectIran-China 25-year Cooperation Agreementen_US
dc.subjectPolitik Domestik Iranen_US
dc.subjectKeadaan Ekonomi dan Militer Iranen_US
dc.subjectKonteks Internasionalen_US
dc.titleAnalisis 25-year Cooperation Agreement Antara Iran dan Tiongkok Tahun 2016-2021en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19323098


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record