Pengaruh Dukungan Teman Sebaya Terhadap Stres Akademik Santri dengan Regulasi Emosi Sebagai Mediator
Abstract
Siswa yang menjadi santri di pondok pesantren memiliki perbedaan
dengan sekolah umum, dengan adanya tambahan hafalan Al-quran, mempelajari
berbagai kitab-kitab, kegiatan ibadah rutin harian serta kegiatan yang berada di
asrama maka dapat disimpulkan bahwa beban ataupun tuntutan akademik santri
melebihi beban siswa pada umumnya. Keadaan ini memicu terjadinya stres dalam
akademik pada santri. Kondisi tersebut menyebabkan ketidakseimbangan kegiatan
akademik yang dijalankan santri pada setiap harinya yang berada di pesantren.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan teman sebaya
terhadap stres akademik dengan regulasi sebagai mediator. Subjek penelitian adalah
siswa yang menjadi santri jenjang sekolah menengah atas yang berada di pesantren
dengan jumlah 354 santri. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.
Skala penelitian yang digunakan yaitu skala stres akademik, skala dukungan teman
sebaya, dan skala regulasi emosi. Analisis mediasi menunjukkan bahwa regulasi
emosi dapat berperan sebagai mediator dukungan teman sebaya dan stres akademik
pada santri di pesantren. Selain stres akademik memiliki pengaruh yang signifikan
dengan dukungan teman sebaya, begitupun pada dukungan teman sebaya memiliki
pengaruh signifikan dengan regulasi emosi, dan regulasi emosi juga memiliki
pengaruh signifikan dengan stres akademik. Artinya, hipotesis yang diajukan pada
penelitian ini dapat diterima. Analisis penelitian menggunakan teknik mediation
analysis melalui aplikasi JAMOVI version 2.3.21.
Collections
- Master of Psychology [494]
