Green Synthesis Nanopartikel Magnetik Nife204 dengan Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Chinensis Baker) sebagai Fotokatalis dalam Degradasi Tetrasiklin
Abstract
Peningkatan penggunaan antibiotik setiap tahunnya mengakibatkan peningkatan
volume limbah yang dibuang ke lingkungan. Salah satu jenis antibiotik yang
banyak digunakan adalah tetrasiklin. Limbah tetrasiklin berpotensi menyebabkan
resistensi bakteri pada manusia dan merusak ekosistem. Penelitian ini betujuan
untuk mensintesis nikel ferit (NiFe204) yang dapat berperan sebagai fotokatalis
dalam proses degradasi tetrasiklin. NiFe204 disintesis dengan prinsip green
synthesis dengan menggunakan ekstrak lidah buaya (Aloe chinensis baker) sebagai
surfaktan alami yang ramah lingkungan. Sintesis dilakukan dengan dua metode,
yaitu kopresipitasi dan hidrotermal. Karakterisasi dilakukan menggunakan
instrumen XRD, SEM-EDX dan GSA. Difratktogram dari instrumen XRD
mengkonfirmasi terbentuknya NiFe204. Instrumen SEM menunjukkan bahwa
NiFe2O4 hasil sintesis memiliki permukaan berpori dan ukuran partikel yang tidak
seragam, sedangkan EDX menunjukkan bahwa NiFe204 yang disintesis dengan
metode hidrotermal memiliki persen jumlah unsur penyusun NiFe204 yang lebih
tinggi. Instrumen GSA menunjukkan bahwa NiFe204 yang disintesis dengan
metode kopresipitasi memiliki luas permukaan spesifik sebesar 364,65 m²/g,
sedangkan hidrotermal sebesar 321,81 m²/g. Uji aktivitas fotokatalitik dilakukan
dengan lampu UV dan xenon. Pengujian dilakukan terhadap tetrasiklin 20 ppm
dengan variasi waktu 0, 15, 30, 45, 60, 90 dan 120 menit. Hasil uji dianalisis dengan
Spektrofotometri UV-Vis. NiFe204 yang disintesis dengan metode kopresipitasi
dapat menguraikan sebanyak 83,6% tetrasiklin dalam waktu 120 menit dengan
bantuan sinar UV.
Collections
- Chemistry [751]
