Desain Model Knowledge Brokering di Perpustakaan Akademik: Sintesis Praktik Perpustakaan UII dan Kajian Pustaka
Abstract
dari penyedia informasi pasif menjadi fasilitator pengetahuan melalui
konsep knowledge brokering, serta merumuskan model konseptual yang
kontekstual bagi perpustakaan akademik di Indonesia. Melalui pendekatan
kualitatif deskriptif, kajian pustaka sistematis dilakukan dengan menelaah
literatur knowledge brokering di perpustakaan dan pandangan teoritis Jong
& Wieringa (2014), sedangkan sintesis praktik lapangan mengeksplorasi
data wawancara, observasi, dan dokumen internal di Perpustakaan
UII pada periode 10–25 Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa
Perpustakaan UII telah melaksanakan berbagai aktivitas literasi informasi,
layanan konsultasi riset, penyediaan platform pencarian terpadu, serta
diseminasi pengetahuan melalui seminar dan pojok informasi. Akan
tetapi masih terdapat kendala seperti keterbatasan akses luar jaringan,
sumber daya manusia, dan kolaborasi terstruktur dengan dosen/peneliti.
Berdasarkan temuan tersebut, diusulkan model knowledge brokering yang
terbagi menjadi tiga komponen utama: Knowledge Readiness, Knowledge
Brokering, dan Knowledge Promotion yang didukung oleh infrastruktur
digital terintegrasi dan kebijakan manajemen pengetahuan. Model
awal ini menawarkan kerangka operasional untuk memperkuat fungsi
pustakawan sebagai agen intermediasi pengetahuan, serta mendorong
inovasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Collections
- Article [8]
