Perancangan Kawasan Pusat Pelatihan Olahraga dan Rekreasi di Taman Hutan Kota Kaombona Palu dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik.
Abstract
Hutan Kota Kaombona merupakan satu-satunya hutan kota yang terletak di Kota Palu,
Sulawesi Tengah. Awalnya kawasan ini sangat gersang yang dipenuhi oleh semak belukar
dan tumbuhan liar lainnya. Pemindahan lokasi Wisata Kuliner Talise ke area ini, menjadi
batu loncatan yang mulai menghidupi Kota Kaombona. Selaras dengan pencabutan PPKM
oleh pemerintah, maka aktivitas masyarakat akan kembali pulih. Gaya hidup sehat menjadi
bagian yang tak terpisahkan dari rutinitas masyarakat pasca pandemi covid-19. Selain
penggemar olahraga, Kota Palu juga memiliki banyak prestasi dalam bidang olahraga.
Prestasi tersebut diraih dari berbagai jenis olahraga seperti karate, pencak silat, voli, dan
sepak takraw. Akan tetapi, perkembangan prestasi olahraga ini tidak terlalu signifikan
dikarenakan belum adanya fasilitas yang dapat mendukung potensi atlet. Sehingga,
perancangan kawasan pusat olahraga perlu diangkat sebagai pendorong bagi atlet dan
penggemar olahraga khususnya di Kota Palu. Lokasi perancangan berada di area Hutan Kota
dengan kondisi alam yang di visi kan kota sebagai paru-paru sehingga unsur alam sangat
diperhatikan. Pendekatan arsitektur biofilik merupakan pilihan yang tepat karena konsep ini
mengedepankan faktor alam sebagai dasar rancangan desain. Desain biofilik akan
menciptakan sebuah tempat yang menyatu dengan alam untuk memberikan penggunanya
merasakan kenyamanan fisik dan non-fisik. Hal ini sesuai tujuannya, yakni untuk
meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Kenyamanan fisik dalam bentuk fasilitas
olahraga yang akan disediakan. Selain itu, pendekatan ini juga memfasilitasi kesehatan
masyarakat secara nonfisik yaitu fasilitas pendukung yang bersifat rekreatif.
Collections
- Architecture [4119]
