| dc.description.abstract | Titanium dioksida merupakan salah satu sektor industri yang sedang berkembang
di Indonesia maupun di dunia. Titanium dioksida merupakan senyawa organic
dengan rumus kimia TiO2. Titanium dioksida biasanya digunakan pada industry cat,
plastik, hingga kosmetik. Perancangan pabrik dengan kapasitas 100.000 ton/tahun
diharapkan mampu memenuhi kebutuhan titanium dioksida dalam negeri maupun
luar negeri. Proses pembuatan yang digunakan adalah proses klorida dan terbagi
menjadi 3 tahapan. Tahap pertama yaitu persiapan bahan baku, keuda yaitu proses
klorida didalam reaktor fluidized bed dengan suhu 1050 °C pada tekanan 1,5 atm
dan proses oksidasi pada reactor alir pipa (RAP) dengan suhu 1100°C pada tekanan
1,5 atm. Tahap ketiga merupakan pemurnian dan pemisahan produk. Dengan
kebutuhan bahan baku ilmenit sebesar 202.020 ton/tahun, kokas sebesar 31.898 ton
/tahun dan klorin sebesar 188.729 ton/tahun. Lokasi pendirian pabrik titanium
dioksida direncanakan didirikan di Pangkal Pinang,Bangka Belitung dengan lahan
seluas 479.318 m2
. Terdapat air untuk proes utilitasdan listrik dari PLTU, serta
generator sebagai cadangan. Analisis kelayakan pabrikdapat dilihat dari nilai return
of Investment (ROI) setelah pajak sebesar 31,05%, pay Out Time (POT) setelah
pajak sebesar 2,4 tahun, Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFR) sebesar
16,28 %, Break Event Point (BEP) sebesar 41,12%, danShut Down Point (SDP)
sebesar 23,86%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pabriktitanium dioksida ini
layak didirikan. | en_US |