Home Medication Review Penyakit Kronis pada Pasien Dewasa di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta
Abstract
Latar belakang: Masyarakat membutuhkan pelayanan perawatan kesehatan yang berfokus pada
konsumen, terstruktur dan kolaboratif untuk mencegah penyakit kronis lebih lanjut, maka
dilakukan perawatan kesehatan oleh tenaga kesehatan salah satunya apoteker dengan pelayanan
HMR yang berguna untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pasien.
Tujuan: Penelitian ini menganalisis karakteristik pasien, faktor-faktor yang memengaruhi
kejadian DRPs, tingkat kepatuhan pengobatan, dan cara pemusnahan obat yang tidak lagi
digunakan oleh pasien dirumah.
Metode: Studi ini menggunakan rancangan observasional potong lintang pada pasien dewasa
dengan penyakit kronis di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta yang mendapatkan layanan HMR.
Kejadian DRPs berdasarkan klasifikasi (PCNE) V9.1. Ketidakpatuhan dinilai menggunakan Pill
Count dan kuesioner MARS-10 dan cara pemusnahan obat berdasarkan Kemenkes tahun 2021.
Analisis Data: Analisis univariat digunakan untuk karakteristik pasien dan analisis bivariat uji
chi-square dan fisher untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian DRPs,
kepatuhan pengobatan, dan cara pemusnahan obat menggunakan IBM SPSS versi 25.0.
Hasil: Faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan adalah jenis kelamin dengan
menggunakan metode MARS-10. Mayoritas pasien/keluarga memusnahkan obat dengan cara
tidak tepat yaitu membuang ke tempat sampah.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapatnya hubungan antara kepatuhan pengobatan
dengan jenis kelamin yang memiliki p value 0,003 dan tidak ada faktor yang memengaruhi
kejadian DRPs. Mayoritas pasien/keluarga memusnahkan obat dengan cara tidak tepat dan
terdapat (6%) pasien yang tidak pernah memusnahkan obat.
Collections
- Pharmacy [1896]
