| dc.description.abstract | Pendirian pabrik Potassium carbonate (K2CO3) berbahan baku Potassium hydroxide
(KOH) dan gas Carbon dioxide (CO2) yang rencananya akan didirikan di Desa
Sumuradem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pabrik ini berdiri
dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, sarana transportasi yang memadai,
tenaga kerja, perizinan dan kondisi sosial masyarakat sekitar. Pabrik ini direncanakan
dapat memproduksi butiran K2CO3 sebanyak 9.205 ton/tahun dengan waktu operasi
selama 24 jam/hari serta 300 hari/tahun. Banyaknya bahan baku yang digunakan adalah
KOH sebanyak 880,3567 kg/jam dan gas CO2 sebanyak 704,2854 kg/jam. Penyediaan
kebutuhan utilitas pabrik ini berupa unit penyedia dan pengolahan air, unit penyedia
steam, unit penyedia udara instrumen dan unit penyedia gas CO2. Jumlah karyawan
sebanyak 114 orang dengan bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan
struktur organisasi jenis line dan staff. Berdasarkan analisa kelayakan ekonomi terhadap
pabrik ini menunjukkan Percent Return on Investment (ROI) sebelum pajak 14,72% dan
setelah pajak 11,48%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 4,40 tahun dan setelah pajak
5,13 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 41,84% serta Shut Down Point (SDP) sebesar
14,09%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) terhitung sebesar 9,22%. Dari data analisa
kelayakan tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik ini memiliki keuntungan dan layak
untuk dikaji lebih lanjut. | en_US |