Show simple item record

dc.contributor.authorLaodja, M Zuhayr Adriansyah
dc.date.accessioned2025-08-20T06:37:29Z
dc.date.available2025-08-20T06:37:29Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57494
dc.description.abstractKomposit adalah sebuah material yang terdiri dari dua atau lebih material yang memiliki sifat mekanik antar material berbeda yang diproduksi dengan proses pencampuran. Pada prinsipnya komposit sandwich merupakan komposit yang tersusun dari 2 bagian yaitu core yang berada dibagian tengah dan skin dibagian atas serta bawah. Pada penelitian ini menggunakan carbonfiber (skin), dengan core PLA yang direkatkan menggunakan epoxy resin dengan metode vacuum infusion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas terhadap core 3D Printing dan core komposit dengan menggunakan oven terhadap kekuatan tarik. Core dibuat menggunakan mesin 3D Print dengan bahan PLA dengan infill 20% dan fill pattern Gyroid. Penelitian ini menggunakan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan pada masing – masing spesimen uji. Pengujian tarik dilakukan di Laboraturim Bahan Teknik Departemen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada. Berdasarkan pengujian tarik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa spesimen komposit dan pemanasan 3 jam dengan nilai kekuatan tertinggi sebesar 286,30 N/gr, nilai tegangan 35,89 MPa, dan nilai regangan 17,27%, serta berat sebesar 20,59 gram. Berdasarkan data yang didapatkan mendapat kesimpulan bahwa penambahan lapisan skin mempengaruhi dari hasil kekuatan pengujian tarik dan berat pada spesimen.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKomposit Sandwichen_US
dc.subjectCarbon Fiberen_US
dc.subjectCuringen_US
dc.subjectKekuatan Tariken_US
dc.subject3D Printing Coreen_US
dc.titlePengaruh Perlakuan Panas Core Hasil Additive Manufacturing Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Sandwichen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18525133


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record