| dc.description.abstract | Komposit adalah sebuah material yang terdiri dari dua atau lebih material yang
memiliki sifat mekanik antar material berbeda yang diproduksi dengan proses
pencampuran. Pada prinsipnya komposit sandwich merupakan komposit yang tersusun
dari 2 bagian yaitu core yang berada dibagian tengah dan skin dibagian atas serta bawah.
Pada penelitian ini menggunakan carbonfiber (skin), dengan core PLA yang direkatkan
menggunakan epoxy resin dengan metode vacuum infusion. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas terhadap core 3D Printing dan core
komposit dengan menggunakan oven terhadap kekuatan tarik. Core dibuat menggunakan
mesin 3D Print dengan bahan PLA dengan infill 20% dan fill pattern Gyroid. Penelitian
ini menggunakan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan pada masing – masing
spesimen uji. Pengujian tarik dilakukan di Laboraturim Bahan Teknik Departemen
Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada. Berdasarkan pengujian tarik yang telah
dilakukan menunjukkan bahwa spesimen komposit dan pemanasan 3 jam dengan nilai
kekuatan tertinggi sebesar 286,30 N/gr, nilai tegangan 35,89 MPa, dan nilai regangan
17,27%, serta berat sebesar 20,59 gram. Berdasarkan data yang didapatkan mendapat
kesimpulan bahwa penambahan lapisan skin mempengaruhi dari hasil kekuatan
pengujian tarik dan berat pada spesimen. | en_US |