| dc.description.abstract | Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi material maju, khususnya nanoteknologi, sangat penting untuk kesejahteraan manusia, dengan fokus pada bidang energi, lingkungan, kesehatan, dan informatika. Namun, kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif seperti pencemaran lingkungan dan krisis energi akibat ketergantungan pada sumber daya tak terbarukan. Pemerintah Indonesia berinvestasi besar dalam regulasi dan penelitian untuk mengatasi masalah ini, terutama melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Material maju, seperti nanokomposit, menawarkan solusi inovatif; nanokomposit oksida logam/karbon aktif, misalnya, berfungsi sebagai adsorben untuk mengurangi polutan berbahaya di air dan sebagai katalis untuk menghasilkan energi terbarukan dari minyak sawit dan limbah biomassa. Penelitian menunjukkan bahwa komposit ini efektif dalam mengurangi pencemaran air hingga 75%-98% dan mengkonversi minyak kelapa sawit serta limbah kulit nanas menjadi fraksi bensin, kerosin, dan diesel, menjadikannya sumber energi alternatif yang menjanjikan. Aplikasi ini menunjukkan potensi besar komposit dalam mengatasi tantangan lingkungan dan energi global. | |