Kontribusi Human Capital Dalam Implementasi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BUMN
Abstract
Pidato pengukuhan guru besar ini membahas kompleksitas implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia, yang merupakan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dengan manfaat ekonomi, sosial, lingkungan, hukum, dan tata kelola, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) . Meskipun penting, implementasi TJSL di BUMN sering menghadapi kendala seperti tidak adanya roadmap TJSL yang jelas, strategi yang tidak sesuai core business, kurangnya departemen khusus, serta keterbatasan keahlian, pengetahuan, dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang relevan. Human capital, yang mencakup modal intelektual, sosial, dan organisasi, diidentifikasi sebagai kunci untuk mengatasi permasalahan ini . Solusi yang diusulkan meliputi pengembangan roadmap TJSL yang terintegrasi, pelaksanaan TJSL yang selaras dengan strategi bisnis, restrukturisasi organisasi untuk mengakomodasi kebutuhan TJSL, sinergi program dengan core business, alokasi dana berdasarkan pilar SDGs, serta penciptaan creating shared value (CSV). Selain itu, peningkatan human capital juga memerlukan sistem penilaian, evaluasi, dan monitoring yang efektif, serta publikasi hasil TJSL untuk meningkatkan reputasi perusahaan dan memastikan implementasi yang profesional. Secara keseluruhan, pidato ini menekankan bahwa kontribusi human capital yang profesional sangat esensial untuk mewujudkan organisasi yang sehat dan implementasi TJSL yang berhasil.
Collections
- Professor's Speech [30]
