Perancangan Alat Pemanen Padi Mini Combine Harvester Multifungsi Berbasis QFD untuk Optimalisasi Hasil Pertanian Padi
Abstract
Pertanian padi di Kabupaten Sleman, khususnya di wilayah utara seperti Tempel, Turi, Pakem,
dan Cangkringan, menghadapi kendala serius akibat kondisi lahan yang sempit, bertingkat, dan
tidak rata. Alat panen konvensional yang berukuran besar dan berat tidak dapat digunakan
secara optimal di lahan tersebut, sehingga sebagian besar proses panen masih dilakukan secara
manual. Hal ini menyebabkan waktu panen menjadi lebih lama, biaya operasional meningkat,
dan tingkat efisiensi serta produktivitas petani cenderung menurun. Untuk mengatasi
permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan Quality Function Deployment
(QFD) guna merancang alat pemanen padi kombinasi mini yang sesuai dengan kebutuhan
petani dan kondisi aktual di lapangan. QFD memungkinkan kebutuhan petani (Voice of
Customer) diterjemahkan ke dalam spesifikasi teknis menggunakan matriks House of Quality
(HoQ). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner yang telah
diuji validitas dan reliabilitasnya. Alat hasil rancangan merupakan mesin berukuran kecil yang
mampu memotong batang padi, merontokkan gabah, dan mencacah jerami dalam satu alur
kerja. Desainnya disesuaikan dengan sistem tanam jajar legowo serta data antropometri petani
Indonesia, agar lebih ergonomis, ringan, dan mudah dioperasikan di lahan terbatas. Rancangan
ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi kerja dan hasil panen di
lahan sempit dan bertingkat.
Collections
- Industrial Engineering [2908]
