Validasi Metode Identifikasi Daging Sapi (Bos Taurus) Pada 12s rRNA dengan Real-time Polymerase Chain Reaction
Abstract
Latar Belakang: Produk pangan hewani seperti daging sapi sering mengalami
pencampuran dengan spesies lain yang lebih murah sehingga diperlukan teknik
deteksi untuk memastikan keaslian daging sapi dalam produk pangan. Deteksi ini
dapat dilakukan dengan metode Real-Time PCR menggunakan primer spesifik gen
12S rRNA. Validasi metode dilakukan untuk menjamin metode pengujian
memenuhi persyaratan yang ditentukan dan sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Tujuan: Untuk mengetahui spesifisitas, sensitivitas, dan presisi metode Real-Time
PCR-spesific primer 12S rRNA dalam mendeteksi DNA sapi.
Metode: Isolasi DNA sampel dilakukan menggunakan metode spin column.
Kualitas DNA dianalisis berdasarkan pengukuran kadar dan kemurniannya. Metode
dan formula Real-Time PCR dioptimasi kemudian dilakukan uji validasi primer
forward dan reverse meliputi parameter spesifisitas, sensitivitas, dan presisi.
Evaluasi hasil berdasarkan nilai Cq (Quantification cycle) dan suhu leleh (Tm).
Hasil: Pengukuran konsentrasi DNA yang diperoleh adalah 327,26 ng/μL dan 68,35
ng/μL dengan kemurnian masing – masing 1,87 dan 1,85. Hasil optimasi kondisi
Real-Time PCR yang digunakan adalah pra-denaturasi pada suhu 95°C selama 2
menit, denaturasi 95°C selama 30 detik, annealing 61,7°C selama 30 detik,
amplifikasi 72°C selama 30 detik, analisis suhu leleh pada rentang suhu 55°C–
95°C, jumlah siklus reaksi 25 kali, konsentrasi primer 10 pmol, dan volume DNA
template sebesar 1 μL. Hasil uji presisi %RSD sebesar 1,3% dengan nilai batas
deteksi 0,03 ng/μL. Uji spesifisitas menunjukkan primer hanya mengamplifikasi
DNA sapi dengan suhu leleh (Tm) 78,50°C.
Kesimpulan: Metode Real-Time PCR dengan primer spesifik gen 12S rRNA
memiliki spesifisitas, sensitivitas, dan presisi yang baik sehingga dapat digunakan
untuk autentikasi kehalalan dan keaslian daging sapi dalam produk pangan olahan.
Collections
- Pharmacy [1896]
