Kajian Potensi Hubungan Faktor Risiko Rinitis Alergi Pada Pasien Sinusitis : A Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Rhinitis alergi dan sinusitis sering kali saling berhubungan dan
memiliki mekanisme patofisiologi yang serupa. Rhinitis alergi dapat menyebabkan
inflamasi kronis pada mukosa hidung dan sinus, mengganggu fungsi silia, serta
meningkatkan produksi mukus yang berkontribusi pada perkembangan sinusitis.
Studi ini bertujuan untuk mengkaji potensi hubungan faktor risiko rhinitis alergi
pada pasien sinusitis melalui metode scoping review.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode scoping review menggunakan
panduan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed dan
ScienceDirect dengan rentang tahun 2019-2024. Artikel yang digunakan harus
relevan dengan hubungan antara rhinitis alergi dan sinusitis, serta memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rhinitis alergi merupakan faktor risiko
utama dalam perkembangan sinusitis. Mekanisme utama yang berkontribusi
meliputi inflamasi mukosa kronis, disfungsi silia, hiperreaktivitas nasal, serta
perubahan mikrobiota sinonasal. Pasien dengan rhinitis alergi memiliki risiko lebih
tinggi mengalami sinusitis kronis dan kekambuhan pascaoperasi dibandingkan
dengan pasien tanpa rhinitis alergi.
Simpulan: Rhinitis alergi terbukti berperan dalam patogenesis sinusitis melalui
berbagai mekanisme imunologis dan inflamasi. Manajemen yang optimal terhadap
rhinitis alergi dapat membantu mengurangi risiko sinusitis serta meningkatkan
efektivitas terapi. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi strategi
pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif.
Collections
- Medical Education [2860]
