Pendidikan Fiqih Nikah Sebagai Upaya Mitigasi Tingginya Angka Perceraian di Indonesia Berbasis Kitab Syarh 'uqud Al-lujjayn Fi Bayani Huquqi Az-zawjayn Karya Syaikh Nawawi Al-bantani
Abstract
Jumlah perceraian yang masih tinggi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir
menjadi masalah yang serius yang membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Ini
dapat disebabkan oleh kurangnya pemahaman pasangan suami istri tentang hak dan
kewajiban masing-masing, serta kurangnya kesiapan psikologis dan emosional untuk
membangun rumah tangga. Dengan merujuk pada Kitab Syarh "Uqud al-Lujjayn fi
Bayani Huquqi az-Zawjayn" karya Syaikh Nawawi al-Bantani, penelitian ini
menyelidiki peran pendidikan fiqih nikah sebagai cara untuk mengurangi tingkat
perceraian yang tinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
yang menggunakan analisis deskriptif dan normatif. Data ini berasal dari penelitian
pustaka terhadap buku tersebut, serta sumber lain yang relevan. Studi menunjukkan
bahwa kitab Syarh "Uqud al-Lujjayn memiliki nilai-nilai edukatif yang kuat tentang
hak dan kewajiban suami istri, etika berumah tangga, dan prinsip-prinsip keadilan
dalam pernikahan. Nilai-nilai ini relevan untuk diterapkan dalam pendidikan fiqih
nikah di zaman sekarang. Untuk menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan
rahmah serta mengurangi tingkat perceraian di Indonesia, penelitian ini menyarankan
agar lembaga keagamaan, KUA, dan lembaga pendidikan Islam memasukkan ajaran-
ajaran dari kitab ini ke dalam program pendidikan fiqih nikah.
Collections
- Islamic Law [924]
