| dc.description.abstract | Manajemen logistik memegang peran krusial dalam mendukung efektivitas distribusi dan
efisiensi biaya perusahaan. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam operasional logistik
adalah penentuan rute kendaraan yang optimal atau Vehicle Routing Problem (VRP). PT Pos
Logistik Indonesia menghadapi permasalahan tidak optimalnya pemanfaatan hub yang
berdampak pada pembentukan rute distribusi yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan rute distribusi optimal dengan memanfaatkan hub sebagai overflow
warehouse, menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem with Pickup and Delivery with
Time Windows (VRPPDTW) dan algoritma Simulated Annealing (SA). Proses pencarian solusi
dilakukan melalui insertion heuristic sebagai solusi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
SA mampu menurunkan jarak tempuh distribusi secara signifikan. Pada data 250 titik, jarak
tempuh berkurang dari 1.614,77 km menjadi 541,98 km dan jumlah kendaraan dari 20 menjadi
14 unit, dengan penghematan biaya operasional hingga 36,73%. Sebaliknya, pada skala
distribusi lebih kecil (110 titik), meskipun jarak tempuh menurun, peningkatan jumlah
kendaraan menyebabkan kenaikan total biaya. Kesimpulannya, algoritma SA efektif dalam
mengoptimalkan rute distribusi, terutama pada skala besar, dan memberikan dampak signifikan
terhadap efisiensi biaya operasional perusahaan. | en_US |