• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Vanilin dari Isoeugenol dengan Kapasitas 2.000 Ton/tahun Pra Rancangan Pabrik

    Thumbnail
    View/Open
    20521188.pdf (6.447Mb)
    Date
    2025
    Author
    Kurniawan, Fajar
    Syafiq, Nafis
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Vanillin adalah salah satu sumber daya alam yang ada di Indonesia dan memiliki keunggulan di kualitasnya. Di Indonesia, kebutuhan vanilin tidak hanya dipenuhi oleh pabrik lokal, tetapi juga melalui impor. Sebuah pabrik vanilin dengan kapasitas 2.000 ton per tahun direncanakan akan dibangun di Jl. Raya Narogong, Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, dan dioperasikan selama 330 hari dengan jumlah karyawan sebanyak 133 karyawan. Proses produksi vanilin menggunakan reaktor gelembung pada suhu 130°C dan tekanan 8 atm, dilanjutkan dengan penguapan untuk mengurangi kadar air dan membentuk padatan vanilin melalui proses pengeringan pada suhu tinggi. Untuk mencapai kapasitas 2.000 ton per tahun, dibutuhkan isoeugenol sebanyak 2.000 kg per jam dan oksigen sebanyak 103 kg per jam. Utilitas yang diperlukan meliputi 45.012 kg per jam air pendingin, 65.634 kg per jam steam, 1.682 kg per jam air domestik, 583 kg per jam air pelayanan, 382.44 kWh listrik, dan 6.387 kg per jam bahan bakar. Analisis menunjukkan bahwa pabrik vanilin ini memiliki tingkat risiko rendah. Evaluasi pabrik menunjukkan modal tetap sebesar Rp 353,079,508,331.98; modal kerja sebesar Rp 220,797,655,886.61; keuntungan setelah pajak sebesar Rp 81,253,547,849.82; ROI sebelum dan sesudah pajak masing-masing sebesar 29% dan 23%; BEP sebesar 43,69%; Shut Down Point (SDP) sebesar 21,18%; dan DCFR sebesar 39,89%. Berdasarkan evaluasi ekonomi, dapat disimpulkan bahwa pabrik vanillin ini secara ekonomi layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57097
    Collections
    • Chemical Engineering [1392]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV