Studi Sintesis Senyawa Turunan Kalkon (E)-1-(4- (Allyloxy)phenyl)-3-(3,5-dimethoxyphenyl)prop-2- En-1-one dan Uji Aktivitasnya Sebagai Antimalaria
Abstract
Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium
falciparum dan menjadi masalah kesehatan karena meningkatnya resistansi
terhadap obat. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis senyawa turunan kalkon,
yaitu (E)-1-(4-(allyloxy)phenyl)-3-(3,5-dimethoxyphenyl)prop-2-en-1-one, dan
menguji potensinya sebagai antimalaria. Sintesis senyawa dilakukan melalui reaksi
kondensasi Claisen-Schmidt, kemudian dikarakterisasi menggunakan FTIR, 1H-
NMR, 13C-NMR, dan GC-MS. Aktivitas antimalaria dievaluasi secara in silico
dengan molecular docking dan diuji secara in vitro terhadap P. falciparum galur
FCR3 yang resistan terhadap klorokuin. Hasil sintesis senyawa target berhasil
diperoleh dengan rendemen 91% dan dikonfirmasi memiliki rumus molekul C20H20
O4 serta berat molekul 324 g/mol. Analisis molecular docking menunjukkan bahwa
senyawa hasil sintesis memiliki afinitas ikatan yang lebih kuat terhadap protein
reseptor malaria (-9,20 kkal/mol) dibandingkan dengan klorokuin. Pengujian in
vitro membuktikan bahwa senyawa tersebut memiliki aktivitas antimalaria kategori
aktif dengan nilai IC50 sebesar 20,706 μg/mL. Disimpulkan bahwa senyawa (E)-1-
(4-(allyloxy)phenyl)-3-(3,5-dimethoxyphenyl)prop-2-en-1-one berhasil disintesis
dan menunjukkan aktivitas sebagai antimalaria, sehingga berpotensi dikembangkan
menjadi kandidat obat antimalaria baru.
Collections
- Chemistry [753]
