Sintesis NiFe2o4/bentonit dengan Variasi Komposisi sebagai Katalis Oksidasi Metil Violet
Abstract
Meningkatnya perkembangan industri dapat memberikan dampak negatif seperti
penyebab kanker apabila tidak pengolahan yang dilakukan tidak tepat. Nanopartikel
NiFe204 terembankan bentonit (NiFe2O4/bentonit) dirancang sebagai katalis yang
efektif dalam oksidasi zat warna. Sintesis dilakukan dengan menggunakan metode
hidrotermal dan difokuskan pada pengaruh komposisi bentonit terhadap aktivitas
katalitik terhadap oksidasi metil violet (MV). Karakterisasi fisik material dianalisis
dengan X-Ray Diffraction, Gas Sorption Analyzer, dan Scanning Electron
Microscopy. Bahan tersebut diuji dalam oksidasi MV dengan pengambilan sampel
pada waktu oksidasi setiap 0, 15, 30, 60, 90, dan 120 menit kemudian diuji
menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Diperoleh hasil pengukuran dengan XRD
pada NiFe204/bentonit 0,5 g memiliki puncak-puncak 20 pada sudut 31,66; 43,38;
35,65; 66,16; 26,61; 26,88; 27,34; 56,41° sedangkan NiFe204/bentonit 2 g memiliki
puncak-puncak 20 pada 31,75; 45,49; 56,51; 75,32; 35,85; 27,45; 75,54; 63,29°
yang terbukti mengandung nanopartikel NiFe204 setelah dibandingkan dengan
JCPDS. Berdasarkan hasil karakterisasi material dengan GSA diperoleh
NiFe2O4/bentonit 0,5 g memiliki luas permukaan spesifik sebesar 605,90 m²/g
sedangkan NiFe2O4/bentonit 2 g memiliki luas permukaan spesifik sebesar 1473,31
m²/g. Berdasarakan hasil karakterisasi material dengan SEM diketahui bahwa
bentuk permukaan tidak beraturan, terdapat rongga, dan ukuran partikel tidak
seragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bentonit yang lebih besar
dalam komposit mempengaruhi aktivitas yang lebih tinggi dalam proses katalitik,
yang mencerminkan peran mekanisme adsorpsi pada proses katalitik.
Collections
- Chemistry [753]
