Formulasi dan Uji Antioksidan Sediaan Serum dari Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma Domestica Val) dengan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl)
Abstract
Kulit wajah merupakan bagian kulit yang paling pertama terkena dampak dari
paparan sinar matahari. Hal ini memicu kerusakan terjadi pada kulit wajah
terutama akibat radikal bebas. Untuk menangkal serta menstabilkan radikal dapat
menggunakan senyawa antioksidan. Salah satu tumbuhan khas Indonesia yang
memiliki kandungan antioksidan tinggi yaitu tumbuhan kunyit. Kunyit dapat
diolah menjadi produk kecantikan sehingga dapat digunakan pada kulit wajah.
Salah satunya yaitu formulasi nanoemulsi dengan menggunakan SNEDDS.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dalam ekstrak
rimpang kunyit dan Formulasi ulang: aktivitas sediaan nanoemulsi ekstrak
rimpang kunyit. Formulasi sediaan nanoemulsi ekstrak rimpang kunyit diikuti
dengan Uji viskositas, pH, transmitan, stabilitas, karakterisasi nanopartikel, uji
aktivitas antioksidan sediaan nanoemulsi dengan metode DPPH dan uji iritasi.
Hasil penelitian menunjukkan % rendemen ekstrak Rimpang Kunyit yaitu 15,88%.
Aktivitas antioksidan (IC50) ekstrak Rimpang Kunyit adalah 19,483 ppm.
Formulasi sediaan nanoemulsi ekstrak Rimpang Kunyit dibuat dengan kombinasi
antara Tween 20:PEG 400:Capryol dengan rasio 2,5:1:1. IC50 Sediaan nanoemulsi
ekstrak Rimpang Kunyit yaitu 377,372 ppm. Terdapat 10% ekstrak dari total
sediaan dengan ICso sebesar 37,737 ppm.
Collections
- Chemistry [753]
