| dc.description.abstract | Meningkatnya polusi memicu meningkatnya jumlah radikal bebas dalam tubuh.
Radikal bebas sendiri dapat menyebabkan penuaan dini dan kulit menjadi kering.
Untuk melindungi dan menstabilkan jumlah radikal bebas dapat menggunakan
suatu senyawa yaitu senyawa antioksidan. Salah satu tumbuhan yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan yaitu lidah buaya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak lidah buaya, cara
formulasi sediaan nanoemulsi ekstrak lidah buaya dan cara formulasi lotion
nanoemulsi ekstrak lidah buaya. Tahap dari penelitian ini adalah ekstraksi dengan
metode maserasi, formulasi sediaan nanoemulsi ekstrak lidah buaya, karakterisasi
sediaan nanoemulsi ekstrak lidah buaya, uji aktivitas antioksidan dengan metode
DPPH, formulasi lotion nanoemulsi ekstrak lidah buaya, karakterisasi lotion
nanoemulsi ekstrak lidah buaya. Hasil penelitian menunjukkan % rendemen ekstrak
lidah buaya sebesar 13,19%. Aktivitas antioksidan (IC50 terhadap DPPH) ekstrak
lidah buaya sebesar 8632,184 ppm. Uji stabilitas menunjukkan semua formulasi
yaitu F1, F2 dan F3 stabil. Berdasarkan hasil uji yang didapatkan, dapat
disimpulkan bahwa formulasi F1, F2 dan F3 sediaan nanoemulsi tersebut baik.
Lotion memiliki penampakan bentuk semi padat, berwarna putih tulang dan berbau
khas olive oil, Uji iritasi tidak menunjukkan adanya eritema dan edema. | en_US |