| dc.description.abstract | Latar Belakang: Rokok elektrik adalah perangkat elektronik bertenaga baterai
yang memberikan nikotin dalam bentuk uap. Penggunaan rokok elektrik telah
terbukti memberikan dampak negatif terutama pada sistem kardiorespirasi,
seperti meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan kekakuan arteri, serta
menyebabkan resistensi terhadap aliran udara di paru-paru. Hal tersebut
berkaitan erat dengan kebugaran jasmani, terutama kebugaran kardiorespirasi
yang mencerminkan kemampuan jantung dan paru-paru untuk mengalirkan
darah yang mengandung oksigen secara efisien dalam memenuhi kebutuhan
metabolisme otot saat beraktivitas. Scoping review ini mengkaji lebih lanjut
bagaimana rokok elektrik mempengaruhi kebugaran jasmani yang ditinjau dari
parameter kardiorespirasi.
Metode Penelitian: Sumber data yang digunakan adalah original article
mengenai efek rokok elektrik terhadap kebugaran jasmani. Desain penelitian
yang diinklusi adalah clinical trial dan randomized controlled trial (RCT).
Pencarian artikel tidak terbatas pada rentang tahun tertentu dan berbahasa
Inggris. Basis data yang digunakan adalah PubMed, ScienceDirect, dan EBSCO
dengan menggunakan Boolean search. Artikel hasil pencarian diseleksi
berdasarkan alur PRISMA-ScR.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis dari sepuluh artikel, terdapat enam artikel yang
menunjukkan efek negatif yang signifikan terhadap sistem kardiovaskular dan
respirasi. Empat artikel menunjukkan efek positif yang signifikan terhadap sistem
kardiovaskular dan respirasi, dimana satu artikel tidak menunjukkan efek negatif
terhadap fungsi miokard dan tiga artikel lainnya menunjukkan efek positif dari
peralihan rokok tembakau ke rokok elektrik.
Kesimpulan: Hasil dari scoping review ini menunjukkan bahwa rokok elektrik
memberikan efek negatif terhadap beberapa parameter kardiorespirasi, termasuk
peningkatan tekanan darah, denyut jantung istirahat, dan penurunan fungsi paru.
Selain itu, rokok elektrik juga dapat memberikan efek positif terhadap parameter
kardiorespirasi, seperti penurunan denyut jantung istirahat dan peningkatan
fungsi endotel pada perokok yang beralih menggunakan rokok elektrik. | en_US |