| dc.description.abstract | Sosial media menjadi sangat populer dikalangan masyarakat saat ini, dan semakin
banyaknya penggunaan sosial media tentu saja berdampak baik atau buruk bagi jalannya
kehidupan manusia, misalnya dampak buruknya adalah melakukan penipuan, cyberbully
atau mengobrol di sosial media yang biasa disebut kejahatan siber. Tren kejahatan siber yang
melibatkan internet, komputer atau ponsel sebagai media atau target kejahatan terus
mengalami peningkatan, Untuk itu barang bukti pada kasus siber dibagi menjadi dua jenis
yaitu barang bukti fisik (elektronik) dan barang bukti digital. Forensik digital merupakan
salah satu ilmu untuk menangkap pelaku kejahatan secara digital yang akan dibutuhkan
dalam pembuktian di pengadilan selama proses investigasi, Agar dapat digunakan dalam
proses penegakan hukum, barang bukti harus terjaga dan sama persis seperti ketikapertama
kali ditemukan. Salah satu pembuktian ilmiah yang dapat digunakan adalah memastikan
informasi kronologis barang bukti dalam dokumen Chain Of Custody. Selama ini belum
terdapat standar/regulasi yang menjadi acuan utama bagi organisasi/instansi penegak hukum
dalam melakukan aktivitas dan menentukan kebutuhan informasi Chain Of Custody untuk
barang bukti digital.
Penelitian ini, bertujuan untuk menghasilkan dokumentasi Chains of Custody dari hasil
investigasi cyber crime dengan menggunakan software Hunchly dan metode National
Institute Standard and Technology (NIST). Untuk mengidentifikasi dan memodelkan
informasi, pendekatan normalisasi diterapkan terhadap beberapa formulir Chain Of Custody
untuk kejahatan siber atau kejahatan komputer. Sehingga diharapkan dengan adanya konsep
Chain Of Custody untuk Artefak Sosial media Forensik dapat membantu penyelidikan dalam
penanganan bukti digital yang terjadi di sosial media agar terjaga dan sama persis seperti
ketika pertama kali ditemukan | en_US |