• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Pemikiran Sa’id Bin Ali Bin Wahf Al Qahthani: Pendidikan Pemuda dalam Kitab Al Hadyu An Nabawi Fi Tarbiyah Al Aulad Fi Dhau Al-kitab Wa As-sunnah Perspektif Sosiokultural

    Thumbnail
    View/Open
    19913037.pdf (2.384Mb)
    Date
    2023
    Author
    Fitrianto, Hanif
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pemuda memiliki andil besar dalam memelihara peradaban ini. Di tangan mereka identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya. Dewasa ini, revolusi komunikasi dan informasi telah mempengaruhi generasi muda. Media massa dan teknologi yang sepatutnya memberikan dampak positif, sebaliknya mewariskan budaya yang destruktif. Untuk memperbaiki generasi muda, Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani menuliskan pemikirannya sebagai pedoman dalam pendidikan pemuda dalam kitab berjudul Al-Hadyu An-Nabawy fi Tarbiyah Al-Aulad fi Dhaui Al-Kitab wa AsSunnah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan pemuda menurut Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani dan konsep pemikiran pendidikan pemuda perspektif sosiokultural. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk menggambarkan obyek penelitian. Teknik pengambilan data dengan metode dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan analisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pemuda ditunjukkan dengan memberikan kasih sayang, senyuman dan sambutan, membeli dagangan pemuda dengan nilai tambah, menghargai hak-hak mereka, memanggil nama kesukaan, meringankan kesedihan, memberikan tunggangan, serta dengan menjenguk yang sakit. Motivasi untuk mendorong pemuda untuk berakhlak mulia dengan menumbuhkan motivasi. Peran orang tua dalam mengemban pendidikan pemuda dalam berbagai aspek. Adab pergaulan dibutuhkan dalam proses pendidikan. Metode memperbaiki kesalahan pemuda dengan praktik nyata, isyarat, pujian, dialog, peringatan keras, serta teguran dan hukuman. Pemikiran pendidikan pemuda menurut Sa’id bin Ali bin Wahf al Qahthani perspektif sosiokultural menunjukkan bahwa;pendidikan memiliki pengaruh dalam penanaman nilai sosial, mplikasi motivasi terhadap penguatan akhlak mulia, peran orangtua dalam menunaikan amanat pendidikan pemuda memiliki andil dalam pembangunan masyarakat Islami, dan dalam menciptakan lingkungan
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56977
    Collections
    • Master of Islamic Studies [182]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV