Evaluasi Penggunaan Klozapin pada Skizofrenia di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang Indonesia
Abstract
Latas Belakang : Penggunaan klozapin di Indonesia telah terbukti efektif dalam
memperbaiki gejala positif dan negatif pada skizofrenia serta telah terbukti
memiliki efektivitas mencegah kekambuhan. Klozapin secara signifikan
menurunkan skor PANSS-EC sebagai monoterapi atau dalam kombinasi,
pemberian terapi klozapin dapat menyebabkan reaksi obat yang merugikan seperti
tremor, penambahan berat badan, leukositopenia, hiperglikemia.
Tujuan: Mengetahui profil penggunaan klozapin pada pasien dewasa dengan
skizofrenia. Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas klozapin
berdasarkan pengurangan gejala skizofrenia yang terdapat pada catatan rekam
medis. Mengetahui bagaimana potensi kejadian interaksi klozapin dengan obat
lainnya pada pasien skizofrenia.
Metode: Penelitian berdesain potong-lintang secara retrospektif di RSJ Prof. DR.
Soerojo Magelang yang melibatkan pasien dewasa skizofrenia dan mendapatkan
terapi klozapin. Efektivitas terapi diukur dengan melihat catatan rekam medis
pertama dirawat sampai pasien pulang, sementara interaksi obat dianalisis secara
teoritis sesuai literatur. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji fisher's
exact. Kelayakan etik penelitian ini diajukan ke komite etik yang ditentukan pihak
RSJ Prof. DR. Soerojo Magelang.
Hasil: Hasil penelitian ini menemukan tidak adanya perbedaan efektivitas yang
bermakna berdasarkan perbaikan pasien yang tercantum dalam catatan rekam medis
dan penurunan skala PANSS-EC antara regimen terapi klozapin pada pasien
skizofrenia dengan nilai signifikan P≥0,05 yaitu usia (P=0,423), jenis kelamin
(P=0,190), kejadian interaksi obat (P=0,449). Penelitian ini juga menemukan
potensial kejadian interaksi obat terbanyak yaitu interaksi klozapin dengan
trifluoperazin.
Kesimpulan : Mayoritas pasien mengalami diagnosis F20.3 (skizofrenia tak
terinci) (55,3%). Keseluruhan subjek dalam penelitian ini dikategorikan tepat dosis
karena sudah masuk rentang dosis 12,5-800 mg/hari. Pemberian klozapin pada
pasien dewasa skizofrenia terbanyak yaitu kombinasi antara 2 jenis atipikal pada
kombinasi klozapin 25 mg/24jam risperidon 2 mg/12 jam. Karakteristik usia, jenis
kelamin, dan kejadian potensi interaksi obat tidak memengaruhi efektivitas
penggunaan klozapin (P≥0,05). Kejadian potensi interaksi banyak terjadi pada
tingkat keparahan kategori mayor (58%) terjadi antara obat klozapin dengan
trifluoperazin.
Collections
- Pharmacy [1834]
