Formulasi Sediaan Nanoemulsi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Sebagai Bahan Aktif Pembuatan Serum Antioksidan
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang formulasi nanoemulsi ekstrak daun jambu
biji sebagai bahan aktif pembuatan serum antioksidan. Tahapan-tahapan
penelitian ini meliputi: (1) ekstraksi dengan teknik maserasi; (2) Karakterisasi
dan identifikasi ekstrak meliputi uji fitokimia, uji DPPH, uji pereaksi geser, dan
identifikasi senyawa menggunakan LC-MS/MS; (3) formulasi sediaan
nanoemulsi dengan metode Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System
(SNEDDS); (4) Pengujian nanoemulsi: uji stabilitas, uji aktivitas antioksidan
dengan metode DPPH, dan uji iritasi, (5) karakterisasi nanoemulsi yang meliputi
ukuran partikel, transmitansi, pH, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa: (1) rendemen ekstrak metode maserasi adalah 15,048%; (2) senyawa
antioksidan pada ekstrak daun jambu biji adalah senyawa kandidat C35H42O9,
Senyawa kandidat C26H48O15, Senyawa kandidat C34H40O9, kuersetin dan
kuersetin-3-O-α-L- arabinopiranosida. ; IC50 ekstrak hasil maserasi adalah
59,771 ± 1,357 ppm; (3) Nanoemulsi dibuat 3 formula (0,5; 1; dan 1,5 g) dengan
variabel tetap capryol 90, tween 20, dan PEG 400 (1,5; 2,5; dan 1); (4) uji
stabilitas menunjukkan hanya F1 yang stabil; nilai IC50 nanoemulsi sebesar
509,039 ppm; dan uji iritasi F1 tidak menunjukkan adanya eritema dan edema;
(5) Ukuran partikel F1 adalah 168,2 nm dengan nilai tranmitansi 96,10%, pH
5,45, dan viskositas 73,88 cP. Sehingga sediaan nanoemulsi ekstrak daun jambu
biji tidak direkomendasikan menjadi bahan aktif pembuatan serum antioksidan.
Collections
- Chemistry [753]
