| dc.description.abstract | Tujuan: Studi ini bermaksud untuk menguji pengaruh keadilan dan tekanan
psikologis terhadap kinerja karyawan dalam konteks kecerdasan spiritual Islam
pada lembaga Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Metodologi/pendekatan: Studi ini melibatkan 194 manajer dan karyawan Baitul
Maal wat Tamwil (BMT) di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai subjek
penelitian. Studi ini menggunakan pendekatan structural equation modeling
(SEM) dengan software AMOS versi 21 sebagai alat analisis data.
Temuan: Studi ini menemukan bahwa keadilan formal dan tekanan psikologis
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, keadilan formal dan keadilan
sosial berpengaruh signifikan terhadap tekanan psikologis, tekanan psikologis
memediasi pengaruh keadilan formal dan keadilan sosial terhadap kinerja
karyawan, dan kecerdasan spiritual Islam memoderasi pengaruh keadilan sosial
dan tekanan psikologis terhadap kinerja karyawan, serta kecerdasan spiritual
Islam memoderasi pengaruh keadilan formal dan keadilan sosial terhadap tekanan
psikologis.
Originalitas: Studi empiris mengenai kecerdasan spiritual Islam masih relatif
jarang ditemukan terlebih dalam bidang manajemen sumber daya manusia. Studi
ini melakukan kajian empiris mengenai kecerdasan spiritual Islam dalam bidang
manajemen sumber daya manusia yang dikaitkan dengan tekanan psikologis dan
kinerja karyawan dalam konteks Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Studi tentang
kecerdasan spiritual Islam dalam perannya pada berbagai fenomena bisnis melalui
perspektif teori dasar dalam bidang manajemen sumber daya manusia masih
relatif jarang dilakukan. Studi ini menjelaskan peran kecerdasan spiritual Islam
pada pengaruhnya terhadap aspek keadilan, tekanan psikologis, dan kinerja
karyawan melalui perspektif teori pertukaran sosial.
Keterbatasan penelitian/implikasi: Fokus kajian studi ini terbatas pada lingkup
lembaga keuangan mikro Syariah. Studi di masa depan diharapkan dapat mengkaji
konsep kecerdasan spiritual Islam pada lingkup organisasi yang lebih luas.
Langkah ini bertujuan untuk mengetahui relevansi konsep kecerdasan spiritual
Islam dalam menjelaskan berbagai fenomena bisnis. Studi ini hanya fokus pada
perspektif teori pertukaran sosial dalam menjelaskan kecerdasan spiritual Islam
dan konsekuensinya. Diharapkan studi masa depan dapat menjelaskan kecerdasan
spiritual Islam dan konsekuensinya melalui perspektif teori yang berbeda. Hal ini
bertujuan untuk mendapatkan relevansi konsep kecerdasan spiritual Islam pada
berbagai teori dasar dalam bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (SDM).
Implikasi praktik dan sosial: Studi ini dapat menjadi acuan bagi para praktisi
manajemen sumber daya manusia dalam mengembangkan alternatif strategi guna
mengelola tekanan psikologis dan meningkatkan kinerja sumber daya manusia.
Selain itu, studi ini juga dapat dijadikan acuan bagi para anggota organisasi untuk
membangun dan memperkuat tanggung jawab supaya aspek-aspek keadilan di
dalam organisasi dapat tercapai dalam konteks pertukaran sosial. | en_US |