• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pencapaian Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Sebelum dan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Mlati I, Kabupaten Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    19711011.pdf (7.227Mb)
    Date
    2023
    Author
    Hartaya, Azka Pramudya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Penyakit tersebut telah dinyatakan sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 oleh WHO. Dampak yang terasa pada bidang kesehatan, terutama terkait dengan SPM kesehatan, yaitu perubahan seluruh prosedur pelayanan kesehatan sehingga akan terjadi penurunan jumlah pasien yang berkunjung maka akan berimbas ke ketercapaian target SPM kesehatan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pencapaian standar pelayanan minimal bidang kesehatan sebelum dan pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Mlati I, Kabupaten Sleman. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan pendekatan wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini terdapat sembilan narasumber, yaitu kepala puskesmas, kepala sub bagian tata usaha, dan tujuh penanggungjawab program SPM kesehatan. Pemilihan kesembilan narasumber dilakukan dengan metode Purposive sampling. Setelah pengambilan data selesai akan dilaksanakan analisis data secara tematik. Hasil: Perbedaan pencapaian SPM kesehatan terbagi menjadi 3 topik, yaitu pelaksanaan, faktor pendukung, dan faktor kendala. Puskesmas melakukan beberapa penyesuaian selama pandemi, salah satunya terkait komunikasi antar jejaring hanya dengan daring. Kesimpulan: Puskesmas dalam peranannnya terdapat beberapa perbedaan, yaitu anggaran yang direlokasi ke penanganan COVID, jam operasional tidak menentu, dan perubahan alur pelayanan di dalam maupun di luar gedung, serta tiga poin kendala, yaitu pembatasan interaksi, edukasi, dan kesadaran masih rendah di masyarakat, dan kekhawatiran resiko penularan COVID yang itu semua didapatkan pada saat pandemi berbanding terbalik dengan saat sebelum pandemi terjadi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56930
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV