Sintesis Biochar Magnetik Ni dari Limbah Kulit Jeruk Peras (Citrus Sinensis) dengan Metode Pirolisis untuk Degradasi Metil Violet
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang sintesis biochar/Ni dari kulit jeruk (Citrus
Sinenis) dengan metode pirolisis untuk degradasi metil violet. Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk mengetahui sintesis dan karakterisasi biochar/Ni dan
untuk mengetahui pengaruh biochar/Ni dari kulit jeruk peras terhadap zat warna
metil violet. Sintesis biochar/Ni dilakukan dengan metode pirolisis dan campuran
prekusor Nikel dan kulit jeruk pada variasi suhu 400 ˚C selama 2 jam. Hasil
biochar/Ni yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan instrument X-Ray
Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy -Energy Diverse X-Ray (SEMEDX) dan Gas Sorption Analyzer (GSA). Pada hasil XRD diperoleh ukuran rata
rata partikel 22,02 nm. Pada SEM memiliki ukuran pori seragam dengan warna
putih terang, hal ini membuktikan bahwa nanopartikel Ni yang memiliki sifat
magnet telah menempel pada permukaan biochar dan diperkuat dengan EDX yang
menunjukan Ni memiliki kandungan tertinggi yaitu 33,18%. Pada luas permukaan
biochar/Ni memiliki luas permukaan sebesar 18,35 m2
/g dengan ukuran pori 12,88
nm. Pada uji aktivitas oksidasi katalitik untuk degradasi metil violet pada
konsentrasi 20 ppm dilakukan variasi berat massa katalis 0,1 0,3 dan 0,5 gram dan
variasi waktu 0, 15, 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil kinetika reaksi biochar/Ni
pada proses oksidasi yaitu mengikuti orde 2, dan pada proses adsorpsi mengikuti
orde 1, dimana laju reaksi biochar/Ni pada proses oksidasi yaitu 0,9934. Sedangkan
pada biochar/Ni pada proses adsorpsi yaitu 0,1981. Sintesis biochar/Ni dibuktikan
dapat digunakan sebagai adsorben untuk mendegradasi metil violet, hal ini
dibuktikan dengan semakin lamanya waktu proses degradasi maka semakin turun
konsentrasi metil violet.
Collections
- Chemistry [753]
