Uji Aktivitas Pupasida Ekstrak Etanol Daun Rosemary (Rosmarinus Officinalis L.) Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti
Abstract
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi
virus yang ditularkan melalui perantara utama nyamuk. Kasus DBD di Indonesia
memiliki siklus Kejadian Luar Biasa (KLB) setiap 5 tahun. Pemberantasan siklus
hidup nyamuk pra-dewasa adalah solusi pengendalian penyakit ini. Pengendalian
kimiawi menimbulkan kerugian lingkungan, sehingga diperlukan insektisida dari
bahan alami. Tanaman rosemary (Rosmarinus officinalis L.) memiliki senyawa
fitokimia yang memiliki potensi pupasida Aedes aegypti.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pupasida ekstrak etanol
daun rosemary (Rosmarinus officinalis L.) terhadap nyamuk Ae. aegypti dan
mengetahui besar nilai LC50 dan LC90.
Metode: Penelitian eksperimental dengan desain post-test only with control group.
Sampel (25/kelompok) dibagi ke dalam 4 kelompok variasi konsentrasi (2,5%; 5%;
7,5%; 10%) dan 1 kelompok kontrol negatif dan diamati selama 72 jam.
Pengulangan perlakuan dilakukan selama 5 kali. Hasil dianalisis dengan uji
Annova dan analisa probit.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak 2,5%;
5%; 7,5%; dan 10% mengakibatkan kematian pupa sebesar 22,4%; 42,3%; 50,4%;
dan 59.2% secara berurutan. Uji Annova pada seluruh kelompok memiliki hasil
bermakna (p = 0,000). Analisa probit menunjukkan hasil LC50 sebesar 7,642% dan
LC90 sebesar 14,582%.
Kesimpulan: Ekstrak etanol daun rosemary (Rosmarinus officinalis L.) memiliki
efek pupasida terhadap nyamuk Aedes aegypti.
Collections
- Medical Education [2860]
