| dc.description.abstract | Permasalahan kualitas hidup kerap kali muncul pada individu yang harus
berdampingan dengan penyakit kronis, salah satu penyakit kronis yang banyak
dialami adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Kondisi kualitas hidup
individu bervariasi bergantung pada fisik maupun psikologisnya. Salah satu
intervensi yang dapat diterapkan untuk menurunkan risiko penurunan kualitas
hidup adalah terapi relaksasi dzikir, yang merupakan teknik dengan
mengkombinasikan aktivitas dzikir dengan relaksasi pernapasan yang terfokus pada
pengulangan kata dzikir untuk merangsang kondisi relaksasi. Penelitian ini
bertujuan guna mengkaji pengaruh terapi relaksasi dzikir terhadap kualitas hidup
individu dengan GERD. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ada kuasi
ekspeeimen dengan desain non-randomized pretest, posttest, and follow-up with
control group. Sebanyak 16 partisipan dipilih menggunakan teknik pencocokan
subjek (subject matching). Skala yang digunakan adalah WHOQOL-BREF (1998),
yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Terapi dilakukan sebanyak dua kali
pada kelompok eksperimen dengan jeda dua minggu antar sesi, dan hasilnya
dianalisis menggunakan uji-t. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan adanya
peningkatan signifikan pada aspek psikologis kelompok eksperimen setelah
intervensi (p<0,05). Namun, perbandingan antara kelompok eksperimen dan
kelompok kontrol secara keseluruhan tidak menunjukkan adanya perbedaan
signifikan dalam kualitas hidup (p>0,05). | en_US |